ngakngantor.web.id - Bekerja dari rumah sambil mengurus keluarga adalah “jurus tingkat tinggi” yang tak semua orang bisa lakukan. Namun, banyak ibu rumah tangga berhasil menjalani WFH dengan produktif tanpa merasa kewalahan. Kuncinya ada pada strategi, manajemen waktu, dan rutinitas yang tepat. Berikut adalah tips lengkap yang bisa langsung dipraktikkan di rumah.
1. Susun Jadwal Harian yang Realistis
Memiliki jadwal harian adalah senjata utama saat WFH. Ibu rumah tangga sering kali harus membagi waktu antara pekerjaan, urusan rumah, dan kebutuhan anak. Pastikan jadwal yang dibuat tidak terlalu padat dan tetap fleksibel untuk menghadapi hal-hal mendadak.
-
Tentukan jam kerja utama (misalnya 08.00–12.00).
-
Sisipkan waktu khusus untuk memasak, beres-beres, dan menemani anak.
-
Buat batasan antara waktu kerja dan waktu keluarga agar tidak bercampur.
Jadwal yang realistis akan membuat hari terasa lebih terarah dan minim stres.
2. Ciptakan Sudut Kerja yang Nyaman
Meski bekerja dari rumah, ibu tetap membutuhkan ruang pribadi agar fokus. Tidak harus ruangan khusus—pojok kecil pun cukup, asalkan mendukung produktivitas.
-
Gunakan meja dan kursi yang nyaman.
-
Jauhkan dari area paling ramai jika memungkinkan.
-
Letakkan perlengkapan kerja yang sering dipakai agar tidak bolak-balik.
Sudut kerja yang rapi dan tenang akan membantu meningkatkan konsentrasi dan efisiensi.
3. Libatkan Keluarga dalam Rutinitas
Agar WFH berjalan lancar, penting untuk membuat anggota keluarga memahami jadwal dan batasan ibu saat bekerja. Ajarkan anak untuk tahu kapan ibu bisa diganggu dan kapan harus fokus.
-
Tempelkan jadwal kerja di pintu atau dinding.
-
Gunakan kode sederhana, misalnya “jika pintu tertutup, ibu sedang bekerja.”
-
Beri anak aktivitas mandiri saat Anda rapat atau fokus pada deadline.
Dukungan keluarga akan membuat WFH terasa jauh lebih ringan.
4. Manfaatkan Waktu Tidur Siang Anak
Ini adalah “golden time” bagi banyak ibu rumah tangga. Gunakan momen saat anak tidur siang untuk menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi penuh.
-
Kerjakan tugas prioritas yang sulit.
-
Hindari tugas rumah tangga di jam ini.
-
Maksimalkan fokus tanpa distraksi.
Dengan strategi ini, produktivitas bisa meningkat drastis.
5. Gunakan Alat Bantu dan Teknologi
Teknologi adalah sahabat utama ibu yang WFH.
-
Gunakan aplikasi to-do list seperti Notion atau Google Tasks.
-
Manfaatkan perangkat untuk meeting online yang stabil.
-
Atur reminder otomatis untuk deadline.
Alat digital membantu pekerjaan jadi lebih teratur meskipun situasi rumah sering berubah-ubah.
6. Jangan Lupa “Me Time”
Ibu rumah tangga sering lupa mengurus dirinya sendiri. Padahal, istirahat yang cukup akan membuat performa kerja lebih maksimal.
-
Luangkan 15–30 menit sehari untuk relaksasi.
-
Minum teh hangat, membaca, atau sekadar duduk tenang.
-
Pastikan tidur malam cukup dan berkualitas.
Ibu yang bahagia = keluarga yang bahagia.

